Connect with us

Bengkulu

Bela Rohidin, Feri Sapran ‘Teror’ Kemerdekaan Pers

Published

on

HARIANKORANBENGKULU.CO-‘Membela’ Gubernur Bengkulu Pengganti Antar Waktu, Rohidin Mersyah, yang disebut-sebut akan maju di Pilkada 2020, Penanggungjawab dan Pemimpin Redaksi nusantara terkini.com. Feri Sapran Edi Wijaya, dikenal dengan nama Feri Sapran, berusaha ‘Menteror’ Kemerdekaan Pers.

 Teror yang terkesan tendensius untuk ‘Membungkam’ Kemerdekaan Pers, disampaikan Feri Sapran melalui pesan di Group WA (WhatsApp) Mitra DPRD Provinsi (Bengkulu), dengan menuding Nara Sumber berita HARIANKORANBENGKULU.CO dengan Judul Rahidin ‘Gagal’ Membangun Bengkulu tidak ‘Kredibel’, Tendensius dan Menyerang tanpa Fakta.

“ Narsum tdk kredibel, tendensius dan menyerang tanpa fakta,” kata Feri Sapran,  sebagaimana tertulis di WA ‘Dia’ yang berhasil di screenshot (tangkapan layar).

Pemimpin Umum/Penanggungjawab HARIANKORANBENGKULU.CO, Chairuddin, MDK, dengan tegas mengatakan, manuver  ‘Pasang Badan’ Feri Sapran membela kepentingan Rohidin Mersyah bukan hanya sebatas ‘Membungkam’ Kemerdekaan Pers  tetapi juga ‘Membungkam’ Kebebasan menyampaikan Pendapat setiap ‘Orang’ yang dilindungi Undang-Undang.

“Pasal 28E Ayat (3) BAB X Undang-Undang Dasar 1945 tentang Hak Asasi Manusia, secara jelas menyebutkan; ‘Setiap Orang Berhak atas Kebebasan Berserikat, Berkumpul dan Mengeluarkan Pendapat. Dan sebagai Warga Negara Indonesia, Arafik yang menjadi Nara Sumber di berita berjudul Rohidin ‘Gagal’ Membangun Bengkulu, adalah merupakan setiap ‘Orang’ yang dimaksud olh Undang-Undang,” kata Chairuddin.

Sementara terkait tudingan ‘Tendensius’, menurutnya, arti dari kata ‘Tendensius’ itu sendiri adalah ‘Suka Menyusahkan (melawan)’, dan bisa juga dimaknakan ‘Rewel’. “ Sebagai Nara Sumber di berita berjudul Rohidin ‘Gagal’ Membangun Bengkulu, diyakini saudara Rafik tidak untuk tujuan ‘Menyusahkan’ atau ‘Melawan’ Rohidin, dan tidak juga bisa dikatakan ‘Rewel’ atau ‘Cerewet’ terhadap Kinerjanya. Rafik hanya mengemukan ‘Pendapat’ tentang Kinerja Rohidin sebagai Gubernur Bengkulu sesuai yang ia fahami dan ia ketahui. Jadi dimana letak ‘Tendensiusnya’,” ujar Chairuddin.

Menjawab pertanyaan tentang tanpa ‘Fakta’, disebutnya sebagai tudingan ‘Ngawur’ yang justru tidak didukung dengan ‘Fakta’. Sebab, terkait masalah besarnya Silpa APBD Provinsi Bengkulu termasuk Hutang ke pihak ketiga dan ke Pemerintah Kabupaten/Kota, yang kemudian dijadikan semacam ‘Acuan’ oleh Rafik untuk menilai jika Rohidin ‘Gagal’ Membangun Bengkulu, adalah merupakan ‘Fakta’ yang sudah disebarluaskan oleh hampir seluruh media di Bengkulu, baik Cetak, Elektronik maupun Online.

“Bahkan baik Silpa maupun Hutang Pemprov Bengkulu sudah berulang kali dibahas di DPRD Provinsi Bengkulu. Jadi pada bagian mana yang dimaksud dengan tidak didukung fakta. Jangan Asbun (Asal Bunyi) lah,” tegas Chairuddin.

Ia juga menambahkan tentang peran HARIANKORANBENGKULU.CO terkait berita di bawah Judul Rohidin ‘Gegal’ Membangun Bengkulu,  sebagaimana diatur Pasal 3 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, (bahwa) Pers Nasional Mempunyai Fungsi Sebagai Media Informasi, Pendidikan, Hiburan dan Kontrol Sosial. Pasal 4 Ayat (1), Kemerdekaan Pers Dijamin Sebagai Hak Asasi Warga Negara’ Kemudian Pasal 5 Ayat (1), Pers Nasional Berkewajiban Memberitakan Peristiwa dan Opini dengan Menghormati Norma-Norma Agama dan Rasa Kesusilaan Masyarakat serta Asas Praduga tak Bersalah.

“ Dan yang juga sangat prinsif adalah sebagaimana diatur Pasal 6 hurup c tentang Peran Pers Nasional, yaitu Mengembangan Pendapat Umum Berdasarkan Informasi yang Tepat, Akurat dan Benar, serta hurp d, Melakukan Pengawasan, Kritik, Koreksi, dan Saran Terhadap hal-hal yang Berkaitan dengan Kepentingan Umum,” jelas Chairuddin.

“ Sedangkan Pasal 18 Ayat (1), (bahwa) Setiap Orang yang Secara Melawan Hukum dengan Sengaja Melakukan Tindakan yang Berakibat Menghambat atau Menghalangi Pelaksanaan Ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3), Dipidana dengan Pidana Penjara Paling lama dua Tahun atau Denda Paling Banyak Rp. 500 juta,” beber Chairuddin, MDK.(red/tim)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *