Maskot MTQ ke-34 di Mukomuko Jadi Rebutan

38

HARIANKORANBENGKULU.CO (MUKOMUKO) – Kedatangan Maskot MTQ ke-34 tingkat Provinsi Bengkulu saat acara Pawai Ta’aruf di jalan protokol Kota Mukomuko, Senin siang (7/10/2019) sempat mencuri perhatian dan langsung menjadi rebutan warga untuk berfoto ria.

Panitia penyelenggara dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Mukomuko, membuat maskot kostum. Gerak lincah dan lucunya akan meramaikan seluruh rangkaian MTQ dari awal sampai penutupan tanggal 12 Oktober mendatang.

Maskot MTQ ke-34 tingkat Provinsi Bengkulu ini diambil dari hewan khas Kabupaten Mukomuko yakni Ayam Brugo.

Adapun penjelasannya, bebagaimana diterangkan Kepala Kemenag Mukomuko, Drs. H. Ajamalus beberapa waktu lalu, Maskot MTQ tahun ini berbentuk ayam brugo memegang bendera MTQ dan Cerano (sirih persembahan) yang menjadi khas Mukomuko.

Dari sisi filosofi desain maskot MTQ ini memiliki tiga makna, pertama Ayam Brugo berkokok diwaktu fajar membangunkan umat muslim untuk menunaikan ibadah sholat subuh dan memulai aktifitas.

Kedua, Bendera MTQ yang dikibarkan memaknai berkibar dan bergeloranya semangat masyarakat Mukomuko untuk mendukung dan mensukseskan MTQ ke-34 dalam mewujudkan generasi yang Qur’ani.

Sedangkan sirih Carano memaknai bahwa masyarakat Kabupaten Mukomuko kaya dan sarat dengan adat istiadat yang bersendikan syarak, syarak bersendikan kitabullah, tak lekang karena panas dan tak lapuk karena hujan terkenal dengan Kapuang Sakti Ratau Batuah. (Mc Kominfo/AGR)

Loading...