Ops Patuh Nala, Pelanggaran Helm Terbanyak

21

HARIANKORANBENGKULU.CO (SELUMA) – Operasi patuh Nala yang digelar selama dua minggu sejak 29 Agustus hingga 12 September sudah usai. Dari kegiatan itu, polisi berhasil mengeluarkan 410 lembar tilang, dengan pelanggaran terbanyak berada pada tidak menggunakan helm standar.

” Ops patuh selama 14 hari, tilang sebanyak 410 lembar tilang,pelanggaran terbanyak tidak menggunakan helm sebanyak 138 ” kata Kasat Lantas Polres Selima AKP Kadek Kuswantoro, Jumat (13/9).

Disusul pelanggaran terbanyak kedua yakni pengendara dibawah umur sebanyak 116, TNKB ( Tanda Nomor Kendaraan Bermotor), tidak gunakan safety belt 25, lampu strobo/sirine 5, melawan arus 1 dan pelanggaran lain-lain 77.

” Lakalantas ada 1 kejadian, Meninggal nihil, luka berat 1 orang, Luka ringan 2 orang dan kerugian material sekitar Rp 3 juta,” sampai Kasat.

Kendati giat operasi Patuh Nala berakhir, pihaknya tetap giat melakukan sosialisasi dan razia rutin dengan waktu tertentu.
” Angka kecelakaan lalu lintas rata-rata juga masih didominasi usia pelajar,” sampainya.

Pihaknya juga mengimbau agar orang tua membatasi anaknya berkendara, selain masih dilarang lantaran belum cukup umur, juga masih rentan dan rawannya terjadi kecelakaan. (AN)

Loading...