Connect with us

Hukum

Suami Jual Istri untuk Threesome Dibekuk di Surabaya

Published

on

Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya menciduk seorang pria hidung belang yang tega menjual istrinya untuk aktivitas seks

HARIANKORANBENGKULU.CO (Surabaya) –Kasus suami jual istri untuk layanan threesome atau seks bercinta bertiga, kembali dibongkar di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Suami yang tega menjual istrinya itu ialah MS (30), warga Sukomanunggal, Surabaya.Gara-gara menjual istrinya untuk melayani pria hidung belang MS ditangkap oleh Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polrestabes Surabaya.

Untuk kencan dengan istrinya tersebut, MS memasang tarif Rp 2 juta untuk sekali kencan.

Kasus ini diungkap aparat Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya beberapa waktu lalu. Polisi menyelidiki perkara itu setelah menerima informasi dari masyrakat.

Tersangka MS  bersama istrinya, NR (27), dan laki-laki hidung belang ditangkap saat berhubungan badan threesome, di kamar sebuah hotel di Surabaya.

Kepala Unit PPA Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Polisi Ruth Yeni menjelaskan, tersangka MS menawarkan jasa seksual threesome melalui akun Facebook bernama mirip lirik sebuah lagu dangdut, Banyu Langit Prei Kanan Kiri.

“Kami tangkap di sebuah hotel sedang melayani pria hidung belang. Kami tangkap sedang telanjang di hotel tersebut,” ungkap Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Senin (8/7/2019).

Ruth mengungkapkan, dalam menjalankan aksinya tersangka menggunakan medsos Facebook dengan akun Banyu Langit Prei Kanan Kiri untuk menjual istrinya ke pria hidung belang untuk aktivitas seks (threesome).

Dalam FB-nya, tersangka menuliskan tawaran threesome dengan tarif Rp2 juta sekali kencan. Tersangka mengaku mulai beroperasi sejak Mei 2019 lalu. Namun baru sekali melakukannya dengan pelanggan.

“Dia mem-posting layanan seksual threesome yang dilakukan dengan istri sahnya,” katanya di Markas Polrestabes Surabaya, Senin, 8 Juli 2019.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 2 Undang-undang Perdagangan Orang dan Pasal 296 dan atau Pasal 506 KUHPidana.

Pewarta : Bastian

Bengkulu

HUT RI ke -74, 1493 Napi Lapas Bengkulu Terima Remisi 

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

HARIANKORANBENGKULU.CO- Dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke -74 , sebanyak 1493 orang Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bengkulu mendapatkan Remisi Umum (RU)  17 Agustus 2019.

Narapidana yang mendapatkan RU tersebut tersebar di seluruh Lapas dan Rutan yang berada di wilayah Provinsi  Bengkulu.

Dari 1493 orang Narapidana yang mendapatkan RU, 53 orang diantaranya langsung bebas (RU II).

“Sedangkan  1440 orang Narapidana yang mendapatkan Remisi Umum (RU I)  masih menjalani sisa masa tahanannya,” sebut Kakanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu, Ilham Djaya, saat pemberian Remisi Umum, di Lapas Bentiring Bengkulu,  Sabtu (17/08/2019).

Pada kesempatan itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang memberikan langsung  Surat Keputusan Remisi kepada perwakilan narapidana.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Baca Selengkapnya

Hukum

Miliki Sabu,Seoarang Nelayan Teluk sepang Diringkus Polisi

Published

on

HARIANKORANBENGKULU.CO-Seorang nelayan tertangkap tangan memiliki narkoba jenis sabu. Dia adalah HWS (27) warga teluk sepang, kecamatan  Kampung Melayu, kota Bengkulu tersebut diringkus petugas pada kamis sore, (15/08/2019).

Saat digeledah dirinya tidak dapat mengelak karena petugas menemukan  barang haram narkoba jenis shabu sebanyak 1 paket yang dibungkus plastik klip bening dan  1 unit handphone serta uang tunai sebesar Rp. 1.600.000. mengenai peran pelaku, petugas masih mendalami apakah bersangkutan sebagai pengedar atau hanya sebagai pengguna.

Selain itu petugas masih melakukan penyelidikan terhadap jaringan-jaringan jual beli barang haram tersebut. Sampai saat ini pelaku sudah dimasukkan kedalam sel tahanan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Direktorat Reserse Narkoba Polda Bengkulu.

Apabila terbukti mengedarkan narkoba,pelaku dapat dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana 20 tahun penjara(TN)

Baca Selengkapnya

Hukum

Polisi Dalami Faktor Kelalaian Lakalantas Anak Bupati Bengkulu Tengah

Published

on

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

HARIANKORANBENGKULU.CO-Polisi masih menyelidiki dugaan kelalaian atas kecelakaan lalu lintas Michael Ferly, anak Bupati Bengkulu Tengah Ferry Ramli. Dilansir Dari Pemberitaan portal detik.com Polisi hingga kini belum menetapkan tersangka atas kecelakaan tersebut.

“Kita harus melakukan penyidikan terlebih dahulu, ada SOP yang harus dilakukan. Karena tidak serta-merta sebagai tersangka walaupun itu diduga,” ucap Kanit Laka Lantas Polres Cimahi Ipda Erin Heriduansyah saat dihubungi, Selasa (13/8/2019).

Berdasarkan kronologi kejadian, Ferly, yang mengemudikan mobil Fortuner bersama dua rekannya, menabrak bagian belakang truk di ruas jalan Tol Padaleunyi Km 132.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Baca Selengkapnya

Trending