Connect with us

Kota Bengkulu

Suami Tega Bunuh Istrinya yang Sedang Hamil 8 Bulan

Published

on

Koraban dan Pelaku adalah pasangan suami istri

KORAN BENGKULU,-Warga Tanjung Jaya  Rt 14 Jalan Irian, Kota Bengkulu dikejutkan dengan peristiwa pembunuhan seorang ibu rumah tangga Erni (31). Diduga Erni dihabisi nyawanya oleh suaminya sendiri inisial RM, Kamis (21/02/2019). Mirisnya, Erni sedang dalam kondisi hamil tua 8 bulan.

Informasi terhimpun, usai menghabisi sang istri, RM langsung menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

“Iya benar, yang menyerahkan diri tadi benar suaminya RM”, kata Bustari tetangga korban.

Sementara itu, Kapolsek Teluk Segara, Kompol Jauhari mengatakan awalnya pihaknya mendapat laporan masyarakat bahwa ada korban meninggal dunia di wilayah Tanjung Jaya.

“Untuk penyebab meninggalnya kita belum tahu, saat ini sedang dilakukan penyidikan oleh pihak Polres Bengkulu,” jelas Kompol Jauhari.

Ia juga mengatakan setelah melakukan evakuasi jasad korban di rumah korban, tiba-tiba datang seorang laki-laki yang menyerahkan diri diduga pelaku yang tak lain suami korban itu sendiri.

“Untuk motifnya kita belum tahu apa penyebabnya, saat ini kasus ditangani Polres Bengkulu. Namun saat di TKP ada anak Bayi. Untuk keterangan korban melahirkan atau tidak kita belum tahu,” terangnya.

Pantauan media, warga sekitar TKP kejadian ramai, laki-laki yang menyerahkan diri diduga pelaku tak lain suaminya sendiri RM diamankan Polres Bengkulu guna menghindari amukan dari warga sekitar. Jasad korban sudah dibawa ke RS Bayangkara.(***)

 

Baca Selengkapnya
Advertisement

Kota Bengkulu

Walikota Helmi Hasan Segera Bentuk Kesatuan Khusus Religius dan Bahagia

Published

on

Prev1 of 4
Use your ← → (arrow) keys to browse

 HARIANKORANBENGKULU.CO- Mewujudkan Kota Bengkulu Bahagia dan Religius, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu segera akan membentuk kesatuan khusus religius dan bahagia. Hal ini disampaikan langsung Walikota Bengkulu Helmi Hasan, Minggu (18/8/2019).

Walikota Bengkulu Helmi Hasan menjelaskan kesatuan khusus religius dan bahagia ini nantinya akan berada dibawah naungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang akan dinamakan Pasukan Khusus Religius dan Bahagia (PKRB).

“Kesatuan khusus religius dan bahagia ini khusus untuk menyukseskan program Bengkulu religius dan bahagia. Yang tenaga tenaganya nanti direkrut dari unsur 5 agama, ada yang dari Islam, Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu,” ungkap Walikota Bengkulu Helmi Hasan.

Prev1 of 4
Use your ← → (arrow) keys to browse

Baca Selengkapnya

Kota Bengkulu

Ini Kata Pejuang Veteran Tentang Kota Bengkulu

Published

on

HARIANKORANBENGKULU.CO-Momentum 17 Agustus merupakan hari kemerdekaan Republik Indonesia, pada tanggal tersebut Pemkot Bengkulu melaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih serta menggelar beberapa kegiatan dalam menyambutnya.

Pada 16 Agustus 2019, Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar kegiatan untuk menciptakan persatuan, yaitu makan akbar 1000 nampan nasi kebuli, serta melaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih Sabtu (17/8/2019).

Walikota Bengkulu Helmi Hasan usai melaksanakan upacara bendera di halaman Kantor Walikota, Sabtu mengatakan, sangat mendukung penuh seluruh program program Pemerintah Indonesia.

“Pemkot Bengkulu mendukung dengan rencana Presiden Indonesia memindahkan ibukota negara ke Kalimantan. Selain itu, Kami mengajak seluruh anak bangsa untuk lebih tingkatkan persatuan dan kesatuan, karena dengan persatuan dan kesatuan modal kita untuk membawa bangsa ini menjadi bangsa yang besar,” ucap Walikota Bengkulu Helmi Hasan.

Sementara itu, Ketua pejuang Veteran Bengkulu, Ribut Ariyadi mengaku bangga atas kemajuan Kota Bengkulu.

“Alhamdulillah dibandingkan beberapa tahun yang lalu, Kota Bengkulu sudah jauh lebih bagus. Semoga kedepannya lebih bagus lagi,” ucapnya.

Selain itu, pejuang veteran angkatan Seroja, Mukhtar mengatakan mendukung penuh Visi Pemkot Bengkulu dalam mewujudkan Bengkulu Bahagia dan Religius.

“Dengan adanya program program religius, dapat menjadikan jiwa anak bangsa yang kuat dan lebih baik lagi. Karena jika jiwa dan hati generasi penerus bangsa ini baik, Insya Allah akan menciptakan rasa persatuan dan kesatuan.

Karena kunci mewujudkan bangsa ini menjadi besar adalah Persatuan dan Kesatuan,” ungkapnya.

Ia menceritakan, sangat bangga atas acara makan akbar nasi kebuli di masjid Agung Akbar At Taqwa.

“Kemaren kami diajak walikota untuk makan nasi kebuli. Sungguh hati kami sangat terenyuh saat pemerintah sangat memperhatikan kami yang sudah tua ini.

Ia menambahkan, sangat tidak percaya bisa menyantap makan bersama nasi kebuli ini di Kota Bengkulu..

“Sebelumnya saya pernah merasakan makan nasi kebuli ini di Mekkah Arab Saudi, ini kok bisa ada di Kota Bengkulu. Ini nasi kebuli bukan main enak rasanya, dimana bapak Walikota mengajak kita solat bersama terus dilanjutkan makan bersama.

Semoga kedepannya ada lagi ajakan makan nasi kebuli seperti ini,” harapnya. (Media Center Kominfo kota Bengkulu).

Pewarta : Yudha Baros

Dokumentasi : Feren / Agian

Baca Selengkapnya

Kota Bengkulu

Kunker ke Kota Madiun, Pemkot Bengkulu Belajar Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung

Published

on

HARIANBENGKULU.CO-Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kota Madiun Provinsi Jawa Timur.

Kunker yang dipimping langsung Wakil Walikota Bengkulu bersama rombongan OPD diterima langsung Walikota Madiun Maidi di ruang transit Balai Kota Madiun, Rabu (14/8/2019).

Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan kunker ke Madiun dalam rangka untuk melihat secara langsung dan belajar akan program program terbaik yang dimiliki Pemkot Madiun.

“Pemkot Bengkulu belajar dari Pemkot Madiun akan Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG). Dimana, Kota Madiun terkenal dengan penerapan terbaik SIMBG di Indonesia,” ujar Wawali Dedy Wahyudi.

Ia menambahkan, penerapan SIMBG ini merupakan dalam hal kaitannya pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah atau bangunan lainnya.

“Dengan menggunakan SIMBG masyarakat Madiun dalam proses pengurusan IMB tidak memakan waktu lama dan bisa dikatakan dalam waktu 1 hari pengurusannya selesai. Oleh karena itu, Pemkot Bengkulu datang dan belajar ke Kota Madiun,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dedy Wahyudi tidak menampik bahwa pengurusan IMB di Kota cukup lamban dan memakan waktu yang cukup lama.

“Selama ini pengurusan IMB makan waktu seminggu bahkan sebulan. Kedepannya akan kita benahi dengan target dalam 3 hari selesai. Khusus rumah warga per orang, target 1 hari sejak berkas diserahkan selesai. Dengan catatan syarat semuanya lengkap,” ujar Dedy Wahyudi sembari optimis.

Sementara itu, Walikota Madiun Maidi menyambut baik kedatangan rombongan Pemkot Bengkulu. Kedepannya Pemkot Madiun akan berkunjung ke Kota Bengkulu.

“Mendengar pemaparan Wakil Walikota Bengkulu tentang program mewujudkan Kota Bengkulu Bahagia dan Religus, Pemkot madiun tertarik ingin berkunjung melihat secara langsung ke Kota Bengkulu. Dimana Pemkot Bengkulu melalui Walikotanya mengimbau rumah ibadah untuk buka 24 jam serta melihat program jemput sakit pulang sehat (JSPS) Kota Bengkulu,” kata Maidi saat menerima rombongan Pemkot Bengkulu.

Selain program SIMBG, Pemkot Bengkulu melihat program Pemkot Madiun menginap di rumah warga, program Sunday market, penataan lingkungan dan taman, serta program jaminan kesehatan masyarakat semesta.

Turut hadir mendampingi Wakil Walikota Bengkulu, diantaranya Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kota Bengkulu, PLT Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, Kepala Dinas DPMPTSP Kota Bengkulu serta rombongan lainnya. (Media Center Kominfo Kota Bengkulu)

Berikut Laporan Kegiatan nya:

 

Baca Selengkapnya

Trending