Connect with us

Seluma

Tuntutan Tak Direspon, Petani Perketat Pengawasan Proyek Balai

Published

on

HARIANKORANBENGKULU.CO (SELUMA)- Belum adanya tindaklanjut atas tuntutan perwakilan petani irigasi Bendung Seluma yang menggelar aksi protes dan hearing ke DPRD Seluma terkait permintaan pihak Balai Sumatera VII memperpanjang pembukaan aliran air irigasi pada Kamis (8/8) lalu, masih dikecewakan sejumlah petani.

Terutama petani sawah irigasi yang saat ini usia tanam padi baru sekitar 1,5 bulan.

” Desakan kami hanya meminta kepada pihak balai untuk menunda pengeringan siring irigasi dan memperpanjang sementara pembukaan aliran irigasi selama 6 minggu kedepan,” kata ketua kelompok Tani Air Pancur di hamparan sawah kelurahan Padang Rambun kecamatan Seluma Selatan, Asnawi Kamis (15/8).

Saat ini lanjutnya, petani masih sangat mengharapkan adanya kebijakan pihak terkait untuk menanggulangi kebutuhan air bagi petani.
” Saat ini untuk kebutuhan air sehari -hari saja sulit, sebagian masyarakat masih menggantungkan air irigasi apalagi dimusim kemarau seperti saat ini” lanjutnya.

Sebagai tindaklanjut belum adanya respons terkait permintaan air, petani hanya akan fokus memperketat dan mengawasi proyek rehab irigasi Bendung Seluma tahun ini yang menelan dana sekitar Rp 17 milyar tersebut.

” Kami akan mengawasi pengerjaan proyek irigasi. Jangan hanya dijadikan lokak setiap tahun yang terus mengancam petani,” ujar Asnawi.
Terpisah, sebelumnya Kabid Pengairan Dinas PUPR Seluma, Zozi Sastro mengatakan, sejauh ini belum ada informasi lebih lanjut dari pihak Balai terkait tuntutan sejumlah petani.

” Sejauh ini belum ada informasi terkait hal itu,” kata Zozi.
Dikatakan Zozi, kebijakan pengerinhan irigasi Bendung Seluma sudah melalui musyawarah bersama sejumlah kelompok tani dan pihak terkait lainnya.

” Sudah berdasarkan hasil musyawarah. Dan sebelumnya sudah pernah disepakati diundur, karena pada sebelumnya dijadwalkan pengeringan dilakukan pada bulan Mei, dan diundur menjadi 1 Agustus” kata dia.
Pengeringan saluran irigasi akan berlangsung hingga akhir Desember mendatang. (AN)

Continue Reading
Advertisement