DPD RI Dorong Pemerintah Jadikan Proyek Food Estate Sebagai Ikon Ketahanan Pangan RI.


Jakarta – Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin melalui keterangan tertulisnya mendorong pemerintah untuk serius mengembangkan proyek food estate secara ekstensif di semua wilayah di Indonesia, sehingga dapat menjadi ikon ketahanan pangan nasional.

“Proyek Food estate yang diekstensifikasikan ke semua wilayah sesuai dengan keunggulan dan karakter agrospasial masing-masing daerah akan memberikan dampak produktivitas dan serapan tenaga kerja yang signifikan di sektor pertanian kita”, ungkap wakil ketua DPD RI Sultan B. Najamudin di Jakarta pada Minggu (21/02/2021).

DPD RI secara kelembagaan, kata Sultan, selalu mendukung setiap pilihan,-pilihan kebijakan strategis pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan, dengan berupaya meningkatkan produktivitas komoditi pertanian terutama yang bersifat agroindustri yang terpadu dari hulu sampai hilir.

“Konsep Food estate sejauh ini menurut kami, sudah dikelola intensif, baik yang berada di Kalimantan tengah dan beberapa daerah di Jawa. Hanya saja mungkin perlu sedikit dievaluasi dan disesuaikan dengan agenda pertanian yang berkelanjutan”, ujar senator muda asal Bengkulu itu.

Selain itu, Sultan menjelaskan tentang pentingnya keberadaan industry pengolahan hasil pertanian di sentra-sentra pertanian, perkebunan dan peternakan. Selain akan berdampak pada penyerapan lapangan pekerjaan, dengan teknik pengolahan yang presisi akan mengurangi limbah pertanian Indonesia yang dinilai masih sangat tinggi saat ini dan tidak ramah lingkungan.

“Selain sustainable, konsep Diversifikasi pangan bisa menjadi kunci bagi pemerintah dalam mengurangi ketergantungan kita pada jenis pangan tertentu dan secara signifikan akan menekan angka importasi pangan”, jelasnya.

Lebih lanjut, pimpinan DPD RI ini menerangkan bahwa, realitas pandemi Covid-19 ini harus dijadikan momentum bagi Indonesia untuk meningkatkan upaya kemandirian dan kedaulatan pangannya. Karena setiap negara akan membatasi dan cenderung untuk tidak mengekspor bahan pangan dalam memenuhi kebutuhan pangan dalam negerinya.

“Meskipun indeks pertanian berkelanjutan Indonesia hari ini kalah dari beberapa negara Afrika, tapi kami berkeyakinan bahwa masa depan pertanian Indonesia akan jauh lebih baik, jika keberadaan puluhan waduk dan jaringan irigasi yang dibangun Pak Jokowi dimanfaatkan secara optimal dan presisi.

Seperti diketahui, menurut Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria mengungkapkan bahwa, Food Sustainability Index menempatkan Indonesia sebagai negara ke-60. Semakin besar angkanya, peringkat semakin buruk. Peringkat Indonesia kalah jauh dengan Zimbabwe peringkat 31 dan Ethiopia peringkat 27.

Food Sustainability Index mengacu tiga indikator utama. Dua indikator adalah limbah pangan dan pertanian yang berkelanjutan alias tidak merusak lingkungan dan menjaga ekonomi-sosial sekitarnya. Indikator ketiga atau terakhir adalah persoalan nutrisi seperti obesitas. (*)

Indroyanto Seno Adji: Kerumunan Di Maumere Tidak Ada Peristiwa Pidana

Jakarta-- Pakar hukum pidana dari Universitas Indonesia (UI)...

SMSI Hadir Sampai di Perbatasan Indonesia

NATUNA - SMSI hadir di Natuna. Terbentuknya SMSI...

Wakil Ketua DPD RI Minta Pemerintah Bersama Buruh Membangun Konsensus Bersama.

Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI melalui keterangan...

DPD Organda Provinsi Bengkulu Gelar Musda, Tarmizi dan Wibowo Terpilih Ketua dan Sekretaris

Bengkulu - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Aryono, menghadiri Musda DPD Organda...

Wakil Bupati BU Ikuti Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2021 Secara Virtual

Bengkulu Utara – Dibuka secara resmi oleh Bapak Presiden RI Ir Joko Widodo. ...

Permudah Pendataan Ahli Waris, Dinsos Pasang Plang di Pemakaman Pemkot

Bengkulu - Proses pemindahan makam dilahan yang rencananya sebagai pengembangan kantor Walikota di...



BERITA TERKINI

DPD Organda Provinsi Bengkulu Gelar Musda, Tarmizi dan Wibowo Terpilih Ketua dan Sekretaris

Bengkulu - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Aryono, menghadiri Musda DPD Organda...

Wakil Bupati BU Ikuti Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2021 Secara Virtual

Bengkulu Utara – Dibuka secara resmi oleh Bapak Presiden RI Ir Joko Widodo. ...

Permudah Pendataan Ahli Waris, Dinsos Pasang Plang di Pemakaman Pemkot

Bengkulu - Proses pemindahan makam dilahan yang rencananya sebagai pengembangan kantor Walikota di...

Bedah Rumah, TNI Kodim 0425/Seluma Libatkan Warga

SELUMA - Kehadiran Satgas TMMD ke-110 Kodim 0425/Seluma membawa berkah bagi warga Desa Air Kemuning Kecamatan Sukaraja Kabupaten...

Tanam Ganja Disela Kebun, Petani Kopi Ditangkap Polisi

KEPAHIANG –Nekad tanam ganja, seorang petani kopi berinisial MOP (26) warga Desa Cinto...

Sosialisasi di SMPN 3, Polres BS Sampaikan Materi Tertib Lantas dan Patuh Prokes

BENGKULU SELATAN – Sosialisasi tertib berlalu lintas, Sat Lantas Polres Bengkulu Selatan pagi...

Gustianto : Program TMMD Selaras Dengan Visi Misi Kabupaten Seluma

SELUMA-Wabup Seluma Drs Gustianto mengatakan Kabupaten Seluma masih banyak sentuhan pembangunan infrastruktur. Terlebih di tanah Serasan Seijoan ini...