Lagi Asik Nonton Pesta Pernikahan, Pemuda 20 Tahun Dikeroyok Delapan Orang

ARGA MAKMUR – Sat Reskrim Polres Bengkulu Utara ( BU ) Polda Bengkulu berhasil menangkap 8 orang tersangka pengeroyokan terhadap korban Okta Pradana Sitorus ( 20 ) warga Desa Pagar Ruyung Kecamatan Arma Jaya Kabupaten BU.

Kasat Reskrim Polres BU AKP Jery Antonius Nainggolan, S.Ik, saat press conference yang dilaksanakan kemarin ( Selasa, 06/04/21 ) di Mapolres BU mengungkapkan, dari kedelapan tersangka yang melakukan pengeroyokan tersebut 5 diantaranya berstatus pelaku anak dibawah Umur.

” pengeroyokan tersebut terjadi hari Minggu Tanggal 21 Februari 2021 sekira pukul 02.00 Wib disebuah pesta malam yang digelar dikabupaten BU. ” Ungkap Kasat Reskrim.

Dijelaskan oleh Kasat Reskrim, delapan tersangka yang melakukan pengeroyokan terhadap korban tersebut yakni berinisial RI ( ( 21 ), NG ( 18 ), BS ( 18 ), serta lima orang tersangka lainnya yang masih dibawah umur dan terdiri dari dua orang berusia 17 tahun, dua orang berusia 16 tahun serta 1 orang berusia 15 tahun.

” kedelapan tersangka kami tangkap hari kamis 1 April 2021 sekira pukul 22.00 WIB dikediaman masing – masing. ” Jelas Kasat Reskrim.

Dikatakan oleh Kasat Reskrim, pengeroyokan terhadap korban oleh kedelapan tersangka berawal hari sabtu tanggal 20 Februari 2021 sekira jam 23.00 Wib Korban pergi sendirian untuk melihat pesta di acara pernikahan , karena ada acara musiknnya.

Sesampai ditempat pesta pernihkahan, Korban bersama temannya menikmati lagu di acara tersebut sambil berjoget, dan lewat dini hari tepatnya minggu tanggal 21 Februari 2021 sekira pukul 02.00 Wlb , ada teman Korban yang sedang ribut ribut dan berkelahi dengan tersangka anak dibawah umur bersama kawan – kawannya.

Melihat keributan yang terjadi, Korban berupaya untuk melerai, dan saat itu sempat mereda, namun ketika Korban mau pulang kerumah dan bermaksud mengambil sepeda motornya, sepeda motor Korban di robohkan dan diinjak- injak delapan tersangka.

Tak berhenti sampai disitu, kedelapan tersangka langsung mengeroyok Korban, karena merasa tidak terima telah Korban pisahkan saat ribut sebelumnya.

” Dari pengeroyokan tersebut korban mengalami punggung belakang memar, kepala memar, serta gigi patah sebanyak tiga buah. ” Kata Kasat Reskrim.

Ditambahkan oleh Kasat Reskrim, Saat ini untuk kelima pelaku anak dibawah umur yang menjadi tersangka telah dikembalikan kepada orang tuanya namun demikian proses hukum terus berlanjut.

Pemkot Serahkan LKPJ Tahun 2020 ke DPRD

Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melakukan penyerahan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ)...

Sambang Desa, Bhabinkamtibmas Polres Lebong Himbau Warga Patuhi Prokes

LEBONG – Mengawali pelaksanaan sambang wilayah binaan melalui kegiatan DDS (door to door...

Lempar Mercon, Pelajar SMA Ditusuk 3 Liang

BINTUHAN – Lantaran kelewatan bercanda, kemarin ( minggu, 18/04/21 ) seorang pelajar kelas...



BERITA TERKINI

Pemkot Serahkan LKPJ Tahun 2020 ke DPRD

Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melakukan penyerahan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ)...

Sambang Desa, Bhabinkamtibmas Polres Lebong Himbau Warga Patuhi Prokes

LEBONG – Mengawali pelaksanaan sambang wilayah binaan melalui kegiatan DDS (door to door...

Lempar Mercon, Pelajar SMA Ditusuk 3 Liang

BINTUHAN – Lantaran kelewatan bercanda, kemarin ( minggu, 18/04/21 ) seorang pelajar kelas...

Ungkap Narkoba Lintas Provinsi, 13 Personil Sat Resnarkoba Polres Bengkulu Terima Penghargaan Dari Walikota

BENGKULU – Sebanyak 13 personel Satuan Narkoba Polres Bengkulu mendapatkan penghargaan dari Walikota Bengkulu....

Polres RL Selidiki Pelaku Pembobolan Rumah Dinas Ketua Pengadilan Agama

CURUP – Sat Reskrim Polres Rejang Lebong ( RL ) Polda Bengkulu melakukan penyelidikan...

Fungsi Pembinaan, Sat Binmas Polres RL Gelar Apel Pagi Bersama Satpol PP

LREJANG LEBONG – Menjalankan fungsi yang diamanahkan Undang-undang sebagai Pembina Polisi Khusus (Polsus), pagi...

Apel di Polres, Wawali Berikan Penghargaan kepada 10 Anggota Sat Reserse Narkoba

Bengkulu – Narkoba bukan hanya persoalan yang harus ditangani polri atau BNN saja,...