Waka DPD RI; Dugaan Penyimpangan Anggaran Dana Otsus Papua Mesti Mendapat Perhatian Semua Pihak

Bengkulu – Melalui keterangan tertulisnya, Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin mengeluarkan statemen atas temuan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terhadap dugaan penyelewengan anggaran dana otonomi khusus Papua.

“Semangat pemberian Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua dimaksudkan untuk mewujudkan keadilan, penegakan supremasi hukum, penghormatan terhadap HAM, percepatan pembangunan ekonomi, peningkatan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Papua, dalam rangka kesetaraan dan keseimbangan dengan kemajuan provinsi lain. Jadi kita semua mesti memastikan bahwa landasan nilai itu harus tetap berjalan dan diwujudkan”, tutur Sultan B Najamudin.

Wakil Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin bersama pimpinan MPR RI, DPR RI, dan DPD RI lainnya mencetak sejarah baru, untuk pertama kali bersama-sama melakukan kunjungan kerja ke berbagai wilayah di Papua. Selasa (3/3/20).

Adapun isu penyimpangan ini mencuat akibat dari kerja Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Polri yang menemukan adanya dugaan penyelewengan pengunaaan anggaran Otonomi khusus Papua (Otsus Papua).

Karo Analis Baintelkam Polri Brigjen Achmad Kartiko menyebut dugaan penyimpangan penggunaan anggaran tersebut juga ditemukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.Achmad mengatakan penyimpangan dana Otsus Papua itu berupa penggelembungan harga dalam pengadaan barang. Total kerugian negara dalam dugaan penyelewengan dana Otsus Papua ditaksir mencapai Rp 1,8 triliun.

“Kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) Papua akan memberi manfaat luar biasa di segala aspek kehidupan bagi masyarakat Papua. Kita bisa menilai bagaimana Kebijakan yang dilaksanakan sesuai UU Nomor 21 tahun 2001 ini dari sisi anggaran sudah mencapai Rp126 triliun dana yang telah di glontorkan. Hal tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Pusat mengakselerasi pembangunan Papua, dari sisi sumber daya manusia maupun infrastruktur”, tegasnya.

Menurut senator muda asal daerah pemilihan Provinsi Bengkulu tersebut, pengawasan menjadi titik tekan terhadap dana itu. Pasalnya potensi kebocoran atau penyalahgunaan anggaran istimewa itu sangat besar.

Dampaknya akan sangat jelas terlihat, kata dia, yakni tingkat kesejahteraan, pembangunan dan mutu pendidikan masyarakat di Bumi Cendrawasih tidak akan berdampak kepada pembangunan jika dana tersebut menjadi Bancakan para oknum disana.

“Potensi kebocoran dana otsus Papua sudah pernah disoal oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) terutama dulu waktu terjadi gizi buruk di Kabupaten Asmat sempat dijadikan kasus luar biasa. tentu kita tidak ingin ada satu rupiah penggunaan dana Otsus yang tidak bisa dipertanggung jawabkan”, jelasnya.

Atas dasar ditemukannya penyelewengan itu, pemerintah telah mengirimkan surat ke DPR meminta adanya perubahan sejumlah pasal yang terkait dengan penggunaan anggaran dana otsus Papua.

“Kita mendukung seluruh pihak penegak hukum untuk bertindak dan memberantas korupsi disana sampai ke akar-akarnya. Dan selain kepada Kepolisian serta Kejaksaan saya pun meminta KPK untuk dapat memperhatikan masalah ini. Harus ada efek jera kepada setiap tindak-tanduk yang terbukti merugikan negara dan hajat hidup orang banyak”, tutupnya.(RLS)

Indroyanto Seno Adji: Kerumunan Di Maumere Tidak Ada Peristiwa Pidana

Jakarta-- Pakar hukum pidana dari Universitas Indonesia (UI)...

SMSI Hadir Sampai di Perbatasan Indonesia

NATUNA - SMSI hadir di Natuna. Terbentuknya SMSI...

Wakil Ketua DPD RI Minta Pemerintah Bersama Buruh Membangun Konsensus Bersama.

Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI melalui keterangan...

Wakil Bupati BU Ikuti Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2021 Secara Virtual

Bengkulu Utara – Dibuka secara resmi oleh Bapak Presiden RI Ir Joko Widodo. ...

Permudah Pendataan Ahli Waris, Dinsos Pasang Plang di Pemakaman Pemkot

Bengkulu - Proses pemindahan makam dilahan yang rencananya sebagai pengembangan kantor Walikota di...

Bedah Rumah, TNI Kodim 0425/Seluma Libatkan Warga

SELUMA - Kehadiran Satgas TMMD ke-110 Kodim 0425/Seluma membawa berkah bagi warga Desa Air Kemuning Kecamatan Sukaraja Kabupaten...



BERITA TERKINI

Wakil Bupati BU Ikuti Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2021 Secara Virtual

Bengkulu Utara – Dibuka secara resmi oleh Bapak Presiden RI Ir Joko Widodo. ...

Permudah Pendataan Ahli Waris, Dinsos Pasang Plang di Pemakaman Pemkot

Bengkulu - Proses pemindahan makam dilahan yang rencananya sebagai pengembangan kantor Walikota di...

Bedah Rumah, TNI Kodim 0425/Seluma Libatkan Warga

SELUMA - Kehadiran Satgas TMMD ke-110 Kodim 0425/Seluma membawa berkah bagi warga Desa Air Kemuning Kecamatan Sukaraja Kabupaten...

Tanam Ganja Disela Kebun, Petani Kopi Ditangkap Polisi

KEPAHIANG –Nekad tanam ganja, seorang petani kopi berinisial MOP (26) warga Desa Cinto...

Sosialisasi di SMPN 3, Polres BS Sampaikan Materi Tertib Lantas dan Patuh Prokes

BENGKULU SELATAN – Sosialisasi tertib berlalu lintas, Sat Lantas Polres Bengkulu Selatan pagi...

Gustianto : Program TMMD Selaras Dengan Visi Misi Kabupaten Seluma

SELUMA-Wabup Seluma Drs Gustianto mengatakan Kabupaten Seluma masih banyak sentuhan pembangunan infrastruktur. Terlebih di tanah Serasan Seijoan ini...

Masuki Hari ke-2, Program One Day One Juz Berjalan Khidmat

Bengkulu – Program One Day One Juz Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu memasuki hari ke-dua. Seperti sebelumnya, seluruh Organisasi...